Kemenperin Dukung Pemanfaatan Mobil Elektrik untuk Wisata Ramah Dunia


kemenperin-dukung-pemanfaatan-mobil-listrik-untuk-wisata-ramah-lingkungan-1

Bonus harian di Keluaran HK 2020 – 2021.

Suara. com – Kementerian Perindustrian mendukung pengamalan pilot project dan belajar komprehensif mengenai implementasi penerapan kendaraan listrik di sebesar wilayah Indonesia, khususnya kawasan destinasi wisata.

Menteri Perindustrian (Menperin) Agus Gumiwang Kartasasmita menyebut upaya itu hendak berkontribusi pada pembangunan mutlak value chain mobil elektrik serta mempercepat industrialisasi kendaraan listrik di Tanah Air.

“Misalnya, yang dilaksanakan di Bali tersebut merupakan satu langkah strategis menciptakan pasar dalam jati, membangun ekosistem kendaraan elektrik, sekaligus mempromosikan EV ecotourism, yang akan mendukung gaya tarik wisata di Bali dan Indonesia secara menyeluruh, ” kata Menperin di peresmian Toyota EV Mobility Project di Nusa Perut, Bali, Rabu (31/3/2021).

Menperin didampingi Direktur Jenderal Pabrik Logam, Mesin, Alat Transportasi dan Elektronika (ILMATE) Taufiek Bawazier, serta turut dihadiri Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (Menparekraf) Sandiaga Uno, dan Wakil Gubernur Bali Tjokorda Oka Artha Ardhana Sukawati.

Baca Juga: Toyota Promosikan Wisata Ramah Lingkungan di Bali secara Mobil Listrik

“Kehadiran kami di sini karena merupakan momen yang betul penting sekaligus membuktikan kalau sektor manufaktur dan turisme berjalan dengan sinergi dalam upaya memacu pemulihan ekonomi nasional, ” tutur Menperin melalui keterangan tertulis.

Menperin menyambut baik kerja sesuai antara Toyota Indonesia dengan Indonesia Tourism Development Corporation (ITDC) dalam upaya meluncurkan pilot project untuk pengembangan kendaraan listrik di Bali.

“Kami memberikan apresiasi yang setinggi-tingginya, dan kami pula berharap kepada pemerintah provinsi agar dapat menindaklanjuti meniti penerapan zona-zona khusus instrumen listrik di wilayah Bali, ” tuturnya.

Menperin optimistis pelaksanaan rencana percontohan tersebut akan ikut berperan mendukung upaya negeri dalam mempopulerkan kendaraan elektrik kepada masyarakat luas serta mengakselerasi program percepatan pengembangan kendaraan listrik sesuai perintah Perpres Nomor 55 Tarikh 2019.

“Bahkan, membantu negeri dalam mencapai target kemerosotan emisi gas rumah cermin (GRK) sebesar 29 tip dari business as usual dengan upaya sendiri pada tahun 2030, ” introduksi Menperin.

Baca Juga: Ambisi Kemenperin: Indonesia Produksi 600. 000 Mobil Elektrik di 2030

Apalagi, Toyota adalah salah kepala produsen otomotif multinasional yang berkomitmen untuk terus menaikkan investasinya di Indonesia, termasuk dalam pengembangan kendaraan listrik.