Benarkah Pelumas Mesin Bisa Kedaluwarsa atau Basi?


Benarkah Pelumas Mesin Bisa Kedaluwarsa atau Basi?

Suara. com – Oli mesin yang digunakan sebagai pelumas kendaraan bermotor terbuat daripada beberapa zat aditif. Seluruh wujud penyusunnya memenuhi standarisasi tertentu dan dibuat dari campuran base oil. Bila diibaratkan makanan, tidak sedikit karakter beranggapan bahwa oli bisa basi atau kedaluwarsa bila sudah lama disimpan dan tidak pernah dimanfaatkan.

Namun benarkah oli tersimpan lama sedikit pun tidak bisa digunakan?

Jawabannya merupakan tergantung cara menyimpan oli tersebut.

Mengutip laman Deltalube , apabila oli disimpan dalam keadaan tertutup rapat dan diletakkan pada tempat yang sejuk, jauh dibanding debu dan sinar matahari, oleh sebab itu masih bisa bekerja dengan elok.

Baca Juga: Kaesang Pangarep di Maya Daihatsu Festival: Logistik Pakai Gran Max

Ilustrasi pelumas sepeda motor. [Shutterstock]

Salah satu trik tambahan: jika akan menggunakan oli yang sudah lama disimpan merupakan kocok terlebih dahulu agar perut di dalam botol tercampur dengan merata.

Oli yang disimpan dalam zaman yang cukup lama bisa menjadikan komponen dalam oli terpencar, jadi membutuhkan pencampuran kembali pada zaman digunakan.

Zat aditif pada oli pesawat merupakan salah satu kandungan yang kualitasnya bisa dengan mudah berubah akibat kondisi di lingkungan sekitarnya.

Di negara tropis seperti Indonesia, dengan tingkat kelembapan udara yang tinggi, keadaan ini dapat dengan mudah mempengaruhi kondisi aditif dalam pelumas.

Bila menjumpai oli yang tidak bisa digunakan balik atau sudah kedaluwarsa, di sini terjadi faktor eksternal, seperti oksigen, air, debu dan kotoran. Masa oli sudah tercampur dengan salah satu komponen ini, maka sudah mengalami penurunan kualitas dan tak bisa digunakan lagi.

Baca Juga: Begini Efek Pakai Oli Mesin Diesel untuk Mesin Bensin

Trik mengenali oli kedaluwarsa sebagai berikut: